Gus Mustawa Sambut Gus Rozin, Staf Khusus Presiden Bidang Pesantren

Staf Khusus Presiden dan Ketua RMI PBNU ke Ponpes Walisongo Sragen.
Gus Rozin bersama Gus M. Bahrul Mustawa

KH Abdul Ghofar Rozin M. Pd atau biasa disapa dengan Gus Rozin selaku staf khusus presiden dan sekaligus ketua RMI PBNU, pada hari kamis (2/8/2018) ditemani Ketua RMI Sragen KH Habib Masduki.

Di sela- sela kesibukannya beliau menyempatkan diri untuk berkunjung di beberapa Pesantren di wilayah Sragen, termasuk yang pertama kali rawuh di Pondok Pesantren Walisongo Sragen, asuhan K.H Ma’ruf Islamuddin.

Adapun Pondok Pesantren yang dikunjungi yaitu Pesantren Walisongo Sragen, An Na’im Aji soko Sukodono, al-Hikmah dan Sunan Kalijogo Sumberlawang.

Kunjungan kali ini beliau tidak sendirian melainkan ditemani pengusaha dari beberapa perusahaan besar diantaranya; Garudafood, Wings, blibli.com dan lain lain. Karena memang kerawuhan beliau ingin pemberdayaan ekonomi di pesantren dan masyarakat sekitar agar dapat tumbuh maju dengan cepat.

Lokasi pertama kedatangan Gus Rozin yakni di Pondok Pesantren Walisongo Sragen. Di Pondok Pesantren Walisongo Sragen, Gus Rozin memberikan banyak sekali pesan.

Berkenaan karena KH Ma’ruf Islamuddin selaku pengasuh Pondok Pesantren Walisongo sedang ibadah haji, maka penyambutan kerawuhan rombongan dipimpin putranya yaitu Muhammad Bahrul Mustawa atau lebih familiar disapa Gus Mustawa.

Dalam sambutannya, Gus Mustawa menghaturkan banyak terima kasih pada rombongan yang sudah berkunjung di pondok Walisongo, dan mohon maaf karena Abah Ma’ruf Islamuddin tidak bisa membersamai kunjungan ini.

Gus Mustawa menambahkan, kerawuhan Gus Rozin selaku Staf Presiden berserta rombongan lainnya saat ini merupakan waktu yang tepat, mengingat pesantren mulai gencar- gencarnya menguatkan sistem pesantren yang kokoh, termasuk didalamnya menguatkan sistem dibidang kemandirian kususnya ekonomi.

Selain daripada itu, ketokohan figur seorang Kiyai yang mempunyai karakter yang kuat akan membawa dampak signifikan terhadap kemajuan dan terbangunnya sistem kemajuan Pondok dengan baik.

“Kunjungan ke Pondok Pesantren di seluruh Indonesia adalah hal yang tepat. Selain itu, kita tahu bahwa peran para kiyai di Pondok Pesantren merupakan hal yang tidak bisa kita lupakan. Mereka sudah dan terus ikut andil dalam mengkonsep, membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, sehingga menjadi negara yang hebat” Ujar Gus Rozin.

Dan ia merasa bangga bahwa salah satu program kemandirian muncul dari Sragen yaitu adanya Koin NU yang digagas dan dimotori K.H Ma’ruf Islamuddin menjadi program Nasional.

“Walaupun dari uang recehan tapi kalau dikumpulkan secara kontinyu maka akan menjadi besar” tambahnya.

Mengingat terbatasnya waktu, acara yang dikemas secara singkat di Pondok Pesantren Walisongo Sragen ini alhamdulillah bisa berjalan lancar dan insya Allah akan segera ditindak lanjuti secara cepat. (Chomed)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *