Halal Bihalal Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama’ Sragen

Halal Bihalal Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama’ Sragen
Isi Kesepakatan bersama pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan pimpinan Daerah Muhamadiyah kabupaten Sragen

Halal Bihalal Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama’ Sragen – Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama’ merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia, termasuk di Sragen. Di kabupaten Sragen ormas tersebut anggotanya mayoritas.   Rabu ( 11/07)  Pengurus Cabang Nahdlatul ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDM) Sragen telah menyelenggarakan  halal bihalal di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen.

Acara tersebut  digagas oleh Bupati Sragen bersama PCNU dan PDM  yang bertemakan “Menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Basyariyah dan Wathoniyah”. Acara yang dimulai pukul 20.00 wib al hamdulillah berjalan lancar.

“Tamu Undangan yang telah hadir berjumlah kurang lebih 700 orang, termasuk tamu undangan dari ormas lain seperti LDII, MTA, Jamaah Tabligh dan lain lain”  ujar ketua panitia penyelenggara KH Suranto.

Bupati Sragen dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati  dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Yang paling senang pada malam ini adalah saya, karena acara semacam ini yang saya impi-impikan sejak saya menjabat, sesuai slogan dikabupaten sragen yaitu guyub rukun”. Dan beliau juga meminta kepada pimpinan ormas baik dari NU, Muhamadiyah dan ormas lain untuk mengajak seluruh warganya agar  ikut mesosialisasikan dan menegakkan  perda miras.

Baca juga: TOKOH MUSLIM PALING BERPENGARUH DI DUNIA: MUHAMMAD ATH-THAYYEB, GRAND SYEKH AL-AZHAR KE-48

Selaku pimpinan daerah Muhamadiyah Sragen, Drs Abdullah Afandi, M. Ag dalam sambutannya beliau mengatakan, “Malam ini merupakan malam yang bersejarah bagi masyarakat Sragen, karena baru kali ini terlaksana. Dan beliau  menambahkan “dengan acara seperti ini kita bisa  ta’aruf atau saling mengenal, saling tafahum ( saling memahami) antara satu dengan yang lainnya sehingga terjadi ukhuwah yang baik.

Ketua PCNU Sragen, KH Ma’ruf Islamuddin dalam sambutannya beliau mengajak  agar menguatkan  Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan sesama  umat Islam), Ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan, walaupun berbeda agama, suku, bahasa agar tetap selalu  menjaga kerukunan), dan  ukhuwah wathoniyah ( persaudaraan dalam kebangsaan yaitu agar selalu mencintai tanah air, sehingga dengan demikian akan terwujudlah ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.  “diantara  caranya yaitu dengan mencari banyak persamannya dari pada mencari perbedaannya, karena persamaannya lebih banyak  dari pada mencari perbedannya”.  Tambahnya.

Pada kesempatan ini telah diadakannya kesepakatan bersama antara PCNU dan PDM Sragen dengan disaksikan Bupati dan FKUB.

Isi Kesepakatan Bersama Antara Muhammadiyah, NU dan Pemerintah Kabupaten Sragen

Halal Bihalal Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama’ Sragen
Halal Bihalal Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama’ Sragen

Isi Kesepakatan bersama pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan pimpinan Daerah Muhamadiyah kabupaten Sragen, yatu:

  1. Menjunjung tinggi 4 pilar kebangsaan yaitu:
    • Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia
    • Undang-Undang Dasar 1945 sebagai sumber hukum NKRI
    • Bhineka Tunggal Eka sebagai semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
    • NKRI Merupakan kedaulatan bangsa dan rakyat Indonesia
  2. Menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Basyariyah dan Wathoniyah
  3. Menanggulangi dan menolak faham Radikalisme
  4. Mengajarkan Islam yang Rahmatan lil’alamiin.

Acara diakhiri dengan doa oleh Mutasyar PCNU KH Ma’shum Abi Darda’, dan bersalam-salaman, tapi sebelum doa dimualai beliau mengatakan,  “Kutemukan Cinta dalam perbedaan”.  Chomed

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *