Hasil Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen

Hasil Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen
Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen

Halaqoh para Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen telah dilakukan beberapa hari yang lalu, tepatnya di Pendopo Bupati Sragen pada 13 Agutus 2017 kemarin. Acara ini diselenggarakan oleh RMI yg diketuai KH Habib Masduki. Halaqoh ini juga dihadiri Bupati Sragen Ibu Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Bupati Sragen sendiri juga termasuk pengurus PCNU, tepatnya sebagai Bendahara Muslimat NU Kabupaten Sragen.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sragen menyampaikan beberapa pesan kepada para peserta, bahwa dalam proses penerimaan santri baru, beliau lebih bangga kalau putra daerah lebih bersemangat dan berkeinginan masuk Pendidikan Pesantren. Hal itu tentu saja juga dapat dilihat dari semangat putra daerah dalam meuntut ilmu Agama. Selain sebagai pola membangun solidaritas bersama.

Selain daripada itu, Bupati pada kesemptan itu juga mengajak seluruh pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen untuk maju bersama, bergandengan tangan mengukuhkan sistem pengajaran akhlaqul karimah yang baik kepada warga masyarakat.

Hal itu karena melihat adanya degradasi moral kehidupan para pemuda yang baru marak saat ini, diantaranya maraknya pernikahan dini dikrenakan hamil diluar nikah dan akhirnya angka perceraian meningkat, penggunaan obat terarang seperti narkoba atau obat-obatan lain yang digunakan secara tidak legal, dan masih banyak masalah lainnya.

Selain itu, beliau juga berpesan kepada Pondok Pesantren bahwa mengingat kondisi zaman yang sudah semakin maju, maka Pondok Pesantren diharuskan mengikuti pekermbangan era transformasi dengan cara berbenah diri, salah satu caranya adalah dengan memperbaiki sarana prasarana pendidikan, bahkan sampai pada pola pendidikan Formal yang terintegrasi dengan pendidikan Pondok Pesantren. Hal itu juga senada dengan pesan yang disampaikan Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Sragen, yakni bapak K.H Ma’ruf Islamuddin Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Sragen.

Ketua Syuriah PCNU Kabupaten Sragen KH Riyadh Mushoffa S. Ag juga menyampaikan bahwa Kiyai, Ustadz harus saling mengajar antar pesantren, antar madrasah dengan tujuan untuk menjalin kerukunan, silaturahmi, menjaga kualitas serta mau berbenah diri dengan beberapa kekurangan secara internal Pondok Pesantren masing-masing.

Baca juga: HUKUM MENJUAL KULIT HEWAN QURBAN DALAM PANDANGAN FIQIH

Hasil Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen

Acara tersebut juga dihadiri ketua RMI Jateng. Beliau juga memberikan pesan bahwa dalam era globalisasi ini Pondok Pesantren harus menjadi Lembaga pendidikan yang berkualitas. Hal itu senada dengan apa yang disampaikan Bupati Sragen.

Selain daripada itu, Rois syuriah PWNU KH Ubaidullah juga menjelaskan pentingnya sanad keilmuan yang dipegang teguh Pondok Pesantren Salafiyah. Bahwa sanad keilmuan yg dimiliki pesantren salaf pada dasarnya sampai pada mura keilmuan, yakni sampai pada Nabi Muhammad SAW.

Beliau juga menuturkan bahwa fungsi Pondok Pesantren ada 3 yaitu:

  1. Tarbiyah wa Ta’lim (bisa dimodifikasi dengan adanya sekolah formal SMP, SMA, Perguruan Tinggi /lainnya  yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat). Namun, prinsipnya tidak meninggalkan ruhnya Pondok Pesantren salafiyah. Ringkasnya pada tarbiyah wa ta’lim adanya tazkuyatun nufus, menumbhkan karekter, adanya robithoh dengan para Kiyai secara kuat dan berkesinambungan, serta keberadaan tantangan teknologi selalu dipantau walaupun  sudah keluar dari Pesantren.
  2. Tafaquh Fiddin, salah satu kuncinya adalah memperdalam ‘ilmu bahasa, menghimbau agar berjalannya  ilmu bareng bersamaan dengan ‘amaliyah, sehingga akan terwujud akhlaqul karimah/ karaktet yang baik.
  3. Menuntun perubahan pada masyarakat ke arah yang positif. Hal itu tentu saja akan membuat Pondok Pesantren bisa mengambil peran dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Semoga dengan adanya Halaqoh Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Sragen tersebut benar-benar mewujudkan generasi yang maju, baik secara jasmani dan rohani, dengan membawa perbahan yang lebih baik bagi warga Kabupaten Sragen pada khususnya, umumnya pada bangsa dan negara ini, amin.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *