Konferensi MWC NU Karangmalang 2018

Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menggelar konferensi MWC NU di gedung IPHI Kec. Karangmalang, Ahad 11 Februari 2018, dimulai pukul 08.00 s.d 16.00 WIB.

Konferensi dihadiri ketua tanfidziyyah PCNU KH Ma’ruf Islamuddin, dihadiri pula badan otonom yakni Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa serta ratusan warga Nahdliyyin.

Konferensi kali ini mengusung tema “NU Ngurusi, Ngayomi, Ngopeni” ujar ketua panitia bapak Agus Endarto, ST. Di lain kesempatan beliau menuturkan, bahwa ngurusi maksudnya, siapa saja yang terpilih baik jajaran Syuriyah maupun Tanfidziyyah bisa dan siap mengurusi NU dengan tulus, ikhlas, loyal, kompak dan terkoordinir sesuai perannya, dan taat pada AD ART yang berlaku dan mampu menjalin komunikasi dengan baik disemua tingkatan.

Ngayomi artinya, diharapkan NU mampu selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan memberi pencerahan dan solusi permasalahan umat yang kian kompleks.

Ngopeni artinya memelihara, merawat dengan baik, kedepan pengurus NU di kecamatan Karangmalang mampu merawat NU dengan sungguh- sungguh, karena hasil tidak akan mengkhianati proses/usaha yang sudah dilakukan.
Proses Persidangan

Baca juga: Lailatul Ijtima’ NU Di MWC NU Tanon Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Sragen

Jalannya Konferensi MWC NU Karangmalang 2018

Dalam acara pembukaan konferensi diadakannya santunan anak yatim dengan harapan acara ini menjadi berkah, dapat Ridha Allah dan nantinya NU di MWC Karangmalangl lebihmaju, bisa lebih ngurusi, ngayomi, ngopeni umat, lebih-lebih terhadap kaum dhuafa’”, tuturnya ketua panitia Agus Endarto, ST.

Sidang dipimpin oleh wakil Tanfidziyyah PCNU KH Suranto, SH. M. Pdi dan Sekretris PCNU Dwijo Purnomo S.Sos. Proses persidangan relatif kondusif, dimulai dengan pemilihan lima Tim Ahwa oleh peserta konferensi dan terpilihlah anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yaitu: KH M Thohir, K. M Ridwan, K Ahcmad Fauddin, K. Mufadhol dan K, Abdul Aziz, setelah beliau semua bermusyawarah, diputuskanlah K. M Ridwan sebagai Rois Syuriyyah MWC NU Karangmalang.

Pemilihan Rois Syuriyyah telah selesai, dilanjutkan pemilihan Ketua Tanfidziyyah yang akan memimpin NU periode 2018 -2023 terpilihlah bapak Suparno SE. MM karena memperoleh suara terbanyak, yaitu 4 dari 11 suara dari peserta yang berhak memilih, akan tetapi dalam pernyataannya, beliau merasa belum siap dan menyatakan mengundurkan diri.

Diadakanlah proses pemilihan ulang, dan pemilik suara terbanyak kali ini K. Ahmad Fauddin, ia terpilih sebagai Ketua Tanfidziyyah mendapatkan 7 dari 11 suara. “Dengan mengucap bismillahi rrahmaanirrahiim siap dan mohon dukungan semuanya karena ini adalah sebuah amanat” tuturnya K Ahmad Fauddin atas pernyataannya. (Chomed)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *